chapter 8

2157 Words

Hanya membutuhkan waktu beberapa jam, untuk menempuh kota lombok dengan menggunakan pesawat terbang. Dan kini, hari sudah menjelang siang membuat kota ini semakin terasa panas dan menyengat "Im coming lombok" seruku pada diri sendiri saat sudah berada di dalam rumah. Aku masuk bersama omku, dan tidak menunggu waktu lama lagi, seketika aku masuk kedalam kamar yang sedaritadi sudah aku rindukan. Kamar luas yang membuatku selalu merasakan kenyamanan saat ada didalam nya. "Kael" Aku kira om zhio tidak mengikuti langkahku sampai masuk ke dalam kamar. Namun, perkiraanku salah. Kini om zhio sudah ikut merebahkan dirinya di ranjang milikku dengan kedua tangan yang ia gunakan untuk menjadi bantalan tangannya. "Im come to" sahutnya mengikuti ku. Di dalam kamarku ini, aku sungguh bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD