Hari berubah menjadi senja tampak Gita dan teman-temannya sedang asyik bergosip ria di dalam kamarnya. Tepat ketika hari sudah menjadi gelap, perlahan-lahan tubuh Evgen mulai melunak, jaringan-jaringan saraf mulai berfungsi, sel darah yang ada di tubuhnya mulai mengalir ke penjuru tubuh pria itu. Kini perlahan ujung-ujung jarinya mulai bergerak-gerak dan matanya berkedip-kedip. Ia kemudian beralih dari berbaring untuk duduk di atas sofa yang sudah menjadi alas tidurnya itu. Beberapa saat ia meregangkan otot-otot di tubuhnya dan menguap berkali-kali, mengalirkan oksigen ke otaknya. “Bahkan aku tidak bisa tidur siang meski semenit sekali pun. Mereka sangat berisik sekali tak pernah aku menemui ketika zamanku orang-orang berkumpul seperti itu dan membicarakan hal yang tidak tidak guna.” Guma

