Chapter 37

2917 Words

Setelah makan siang bersama di Rumah orang Andri kini Attala mengajak Elana untuk mampir ke rumahnya sebentar untuk memberitahukan kepada Elana di mana lelaki itu tinggal. Dan mungkin kapan pun Elana memerlukan dirinya yang tidak bisa di hubungi dan tidak ia temui di Kantor, wanita itu bisa mencarinya di rumah. “Selamat datang di Rumah Attala,” kata Attala saat membuka pintu utama rumahnya yang bergaya modern minimalis yang cocok sekali dengan sosok Attala yang terlihat simpel dan sederhana. “Rumah kamu bagus juga ya,” puji Elana yang sudah berjalan masuk ke dalam dan bola matanya langsung melihat kesekeliling ruang tamu yang menyambutnya di pintu depan. “Iya sih tapi tidak sebesar Rumah mu kan, EL,” kata Attala sambil menggaruk tengguk kepalanya yang tidak gatal tersebut. “Kau ini ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD