Part 29: Happy Ending?

1550 Words

"Selamat datang, Tuan. Ada yang bisa di bantu?" Sapa seorang pramuniaga dengan wajah berbinar. "Aku mencari sebuah cincin." Ucap Sean dengan dingin. Pramuniaga tersebut segera berjalan menunjukkan tempat duduk untuknya. Sean duduk di sofa ruangan khusus untuk tamu VVIP itu. Setelah beberapa lama, pramuniaga tadi kembali masuk dengan seorang wanita lain yang terlihat seperti atasannya. "Selamat datang Tuan." Sapa wanita tersebut. Sean mengangguk. Wanita tersebut menepuk tangannya dan seketika beberapa orang masuk membawakan kotak-kotak dan meletakkannya di atas meja kaca di hadapan Sean. Orang-orang tersebut membuka kotak itu sebelum melangkah keluar. "Itu adalah cincin koleksi terbaru di toko kami. Cincin disini adalah cincin terbaik yang kami miliki. Cincin dengan beludru biru pekat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD