Extra Part

1794 Words

Empat tahun kemudian... "Teteeeeeeh" Qila merentangkan tangannya untuk menangkap kedua adiknya yang berlarian ke arahnya. Jaeha dan si bungsu Jeno. Jaeha kini sudah duduk di bangku sekolah dasar, sedangkan Jeno baru tahun depan masuk taman kanak-kanak.  Si bungsu, Jeno. Lahir secara prematur, kalau  di ingat lagi, itu benar-benar hari yang berat untuk Qila, ayahnya dan juga keluarga yang lain. Doa tidak berhenti mereka panjatkan, meminta perlindungan untuk Amira dan jabang bayi. Bersyukur semua selamat, dan kini Jeno tumbuh dengan begitu baik. Jaeha juga begitu menerima kehadiran Jeno, awalnya ada rasa khawatir saat mengetahui jenis kelamin bayi dalam kandungan Amira, mereka takut jika Jaeha cemburu, tapi setelah diberitahu, respon Jaeha benar-benar membuat semua lega. Jaeha dengan sen

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD