Sudah seminggu lamanya sejak kembali ke kampus Barra belum bertemu lagi dengan Alma. Jangankan bertemu, melihatnya pun tidak. Teman-teman di kampusnya hanya mengatakan Alma masih cuti kuliah. Entah sampai kapan. Tak ada yang tahu. Karena sejak ia kembali Alma juga sangat sulit dihubungi melalui nomor ponsel atau pun sosial medianya. Barra menutup laptop-nya, dan mendapati tatapan mata dari sekumpulan wanita-wanita di depannya yang langsung salah tingkah saat ia menyapa dengan melempar senyuman. Barra tahu kisah pelariannya bersama Alma sudah diketahui teman-teman dan orang-orang di kampusnya. Dan ia sangat bersukur karena mereka tak menyalahkan atau menghakiminya. Dan malah mendukungnya. Bahkan akun sosial medianya pun dibanjiri oleh pesan yang semuanya menanyakan hal yang sama. Tentan

