Episode 18

1569 Words

Debaran ini begitu nyata, keringat dingin tak henti-hentinya bercucuran, tangannya pun saling bertautan, tanda jika kegugupan ini benar adanya. Do'a-doa baik terus di lontarkan dalam hatinya sepanjang akad dilaksanakan. Disampingnya terdapat Nadin, teh Syilla juga bunda Ully yang menemaninya di kamar pengantin ini. "Saya terima nikah dan kawinnya, Anye Geraldine Mutiara binti Almarhum Bapak Sastrono dengan seperangkat emas sebesar ( ... ) gram dan uang tunai (...) rupiah, dibayar tunai!" "Bagaimana para saksi? Sah?" "Sah!" "Alhamdulillah..." Anye tak bisa untuk tak meneteskan air matanya setelah akad tersebut berhasil diucapkan dengan lantang. Rasanya dia masih tak percaya jika dirinya benar-benar sudah menikah, menikah dengan pria yang dia cintai sejak dulu sampai saat ini. "Ny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD