6

865 Words
Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.Semakin tua hidup ini terus banyak pikiran.tapi semua pemikiran pasti lemah setiap interaksi.kadang manusia gak lupa dari ke keliruan.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD