Bab 22 Lebih baik

1582 Words

“Bawa kembali semua barang itu, aku tidak membutuhkannya.” Amira menunjuk barang-barang yang Hanna bawa dengan gerakan dagu, wanita itu melipat kedua tangannya di d**a. Sepuluh menit berlalu setelah Amira mengobati luka Hanna, dan kini suasana mulai sedikit mencair. “Bisa saya tetap menitipkannya di sini? Karena saya akan merasa tidak enak bila membawanya kembali, tolong terimalah. Saya akan tetap mengganti rugi,” tukas Hanna cepat. Amira menghela napas, tidak menyangka perempuan itu akan sangat keras kepala. Dia melirik Bara yang kini memilih bungkam, seolah mengerti apa yang tengah dipikirkan oleh putranya, Amira kembali menghela napas. “Terserah kau saja, tapi aku tidak pernah memaksamu untuk melakukan ini. Aku hanya memintamu untuk membawa pengacara,” ucapnya. “Apa Anda ingin memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD