37

1067 Words

Berbeda dengan Elijah yang seolah ingin mencacahku, Louca justru tersenyum; menurunkan Dante, membiarkan Dante kembali kepadaku, lalu mempersilakan kami pergi. Sembari menggandeng tangan Dante dan Benjamin, kami pergi ke meja yang menghidangkan kue serta olahan manis. Ada beberapa orang dewasa dan anak-anak di sekitar meja. Mereka hanya selintas melihatku, lalu fokus menghabiskan makanan. "Aku ingin bolu jeruk," kata Dante. "Bibi, aku mau pastel apel!" Aku mengambil dua piring dan menyerahkan masing-masing kepada Benjamin dan Dante. Setelah mengambil makanan yang diinginkan, kami memilih duduk di salah satu kursi yang dekat dengan pohon wisteria ungu. Dua bocah itu makan dengan lahap. Aku tidak terlalu bernafsu mencicipi makanan, terlebih setelah insiden Louca hampir keceplosan ... ja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD