47

1154 Words

Urusan bisnis perkara tepung dan makanan, berkat bantuan Louca dan Henry, berjalan sesuai rencana. Oliver dan Baron Sandro mulai merancang ide bisnis baru. Berhubung ini Oliver, maka ide mengenai cokelat pun mengudara. Tentu saja Baron Sandro menolak. “Kau pasti hanya ingin memakannya saja,” katanya, pedas. “Tidak ada niatan mengembangkan usaha.” Lalu, Oliver akan beralasan, “Aku sibuk mengurus mesin dan limbah. Apa salahnya menyenangkanku dengan berinvestasi di bisnis cokelat?” “Karena kau pasti menghabiskan modalnya!” Ide cokelat tidak terwujud. Selalu terbentur dengan nafsu ingin memakannya saja milik Oliver. Meski begitu, Mia menyemangati Oliver dan menghadiahinya kue cokelat berhias ceri dan potongan stroberi. Bahkan Dante pun tidak berniat meminta bagian dan hanya bilang, “Aku leb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD