Pasangan Palsu

1616 Words

'Hm, gimana caranya buat bayik nurut lagi,ya sama gue. Apa gue anterin dia sekolah terus sekalian liat tampang guru itu.' Langit tidak bisa tenang. Rasanya dia pernah mengalami ini sejak kecil. Oh, benar! Waktu itu ada anak lelaki lain yang ingin bermain dengan Mentari. Tapi dengan posesif, Langit menghadang anak itu mendekati Mentari. Hm, ternyata sifatnya dari kecil gak pernah berubah. Langit bergegas ke rumah Mentari. Nampaknya belum terlambat. Jam segini, Mentari pasti masih ada di rumah. Saat sampai ternyata Mentari sudah ingin mengunci pintu dengan tas ransel pink tercangklong di punggungnya. "Lo mau numpang sarapan juga?" Mentari bertanya dengan nada ketus. Membuat Langit memutar bola matanya malas. "Gue udah sarapan, kok!" "Oh, terus ngapain?!" "Gue anterin Lo ke sekolah,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD