Langit Murka

1753 Words

Mentari mendorong Langit yang melemah. Entah mengapa, Langit mulai bisa menerka perasaan Mentari padanya. Hal yang semula terasa samar kini mulai terbaca jelas saat Mentari bilang begitu dengan tatapan sedih. Seakan-akan dia sedang membicarakan dirinya sendiri. Tapi sayangnya otak Langit masih memungkiri. Langit tidak merasa dirinya layak dicintai Mentari. Oh, itu bukan karena Langit tidak percaya diri. Tapi kadang-kadang di depan Mentari dia merasa, dirinya bukan siapa-siapa. Masih banyak kekurangan dan berusaha Langit tutupi dari Mentari. Tapi dia juga tidak bisa menolak kenyamanan kala bersama Mentari. Kata lain, Langit ingin menjadi sempurna, dapat diandalkan juga tangguh setidaknya di mata Mentari. Dia sudah berfikir, apa mungkin Mentari hanya tidak siap 'kasih sayang Langit' terba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD