54. Kak Resti

1963 Words

“Lo kenapa gak bales chat gue?” Kak Adam masuk ke kamarku ketika aku hendak tidur. Baru saja aku selesai bikin tugas, aseli capek banget aku. “Bales apaan?” “Lo liat gak undangannya?” Aku menggeleng. Kak Adam naik ke kasurku, tidur di sampingku. Aku menghadap ke arahnya, memeluk guling. “Udah Kak, jangan kasih tau gue info soal Kemal lagi ya? Nanti gue gak bisa move on,” kataku. Kak Adam menatapku, ia terlihat prihatin. Mungkin tampangku yang sudah lelah ini bikin aku makin ngenes kali ya? “Sorry ya Dek!” katanya lalu mendekat, memelukku. “Gak usah bilang sorry, kan bukan salah lo,” “Ya cuma gue bingung aja, liat lo begini, denger curhatan Kemal begitu, sorry kalian berdua ada di posisi ini sekarang,” “Huh, udah Kak, jangan bahas Kemal terus please,” kataku. “Oh iya, oke-oke. Ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD