"Mas kayaknya dingin-dingin enak deh makan bubur kacang hijau. Baby gerak terus nih dari tadi, laper kali." seru Fawnia pada sang suami yang sedang membantu dirinya mengeringkan rambut basahnya dengan hair dryer. "Emang udah buka jam segini? Masih jam lima lebih dikit loh." tanya Irawan setelah melirik jam digital kecil di atas meja rias sang istri. "Udah kayaknya, bentar lagi buka setengah enam. Bubur yang di depan gerbang kompleks itu loh Mas. Rame banget itu meski pagi gini." "Bubur kacang hijau Pak Bagus itu?" Irawan memastikan. Fawnia mengangguk sekali. "Iya yang itu. Ini si baby aktif banget sampe perut aku kaku, kayaknya lagi pengen bubur itu deh." "Kaku gimana?" Irawan langsung menghentikan kegiatannya mengeringkan rambut sang istri lantas berjongkok di hadapan Fawnia. Mengusa

