Kepala Kendrick tertunduk lemah sembari duduk membungkuk di depan ruang IGD. Kemeja putihnya di basahi beberapa bercak darah hingga mengeluarkan aroma anyir yang mengganggunya sejak tadi. Sudah satu jam lamanya ia duduk dengan wajah cemas dan tubuh gemetar menanti kabar dari dokter tentang keadaan Natalie. Wanita yang sudah menyayat urat nadi tepat di depannya dua jam yang lalu. Beberapa perawat dan dokter yang lalu lalang sejak tadi menjadi perhatiannya dan berharap memberi kabar baik. Setidaknya mantan tunangannya itu berhasil melewati masa kritisnya setelah banyak mengeluarkan darah. Pandangan Kendrick beralih yang sejak tadi melihat pintu ruangan kini tertuju pada dua pria yang berlari ke arahnya dengan wajah cemas dan kesal. Ia spontan bangkit dan berdiri. "Mr. Darius?" Sapa Ken

