Daisy terdiam dengan senyum lebar hingga tak sadar Darren mengulurkan tangan. "Hallo? Kau baik-baik saja?" Darren memastikan Daisy masih tersadar, hanya terkejut melihatnya. Daisy terkesiap. "Eh? Ya." Melirik tangan Darren yang masih terjulur. "Daisy Lee." Membalas uluran Darren. "Siapa tamuku, Daisy?" Tanya Kendrick melangkah mendekati Daisy. "Darren?! Masuklah." "Apa kabarmu, Ken?" Darren memeluk Kendrick. "Baik, Seperti yang kau lihat." Kendrick melepaskan pelukan lalu mengajaknya duduk di sofa. Daisy menutup pintu dan memandangi Darren yang melangkah menuju sofa. Pria itu membuat jantungku berdebar kencang lebih kencang dari pada menerima hasil kelulusan sekolah. "Daisy, apakah kau bisa membuatkan kopi untuk kami?" Pertanyaan Kendrick membuyarkan lamunan Daisy, wajahnya merona

