Mata Kate sembab melihat pusara Aaron dipenuhi taburan bunga dari pelayat yang terus berdatangan dan memberi ucapan duka. Entah sudah berapa orang yang menyalaminya karena tatapannya fokus pada pusara yang ada di depannya. Pusara dimana Aaron terbaring dan tidur tenang sekarang. Takkan ada lagi rintihan Aaron menahan sakit dengan wajahnya pucat. Yang ada adalah Aaron sudah bahagia disurga sana walau tanpanya.. Air mata Kate tak lagi menetes mengingat sudah beberapa jam lamanya menangisi kepergian Aaron. Perutnya yang lapar tak juga ia rasakan walau tahu didalam perutnya hidup buah hatinya bersama Aaron. Anak yang menjadi kebanggaan mereka. Walau sayangnya Aaron tak bisa melihatnya terlahir ke dunia. Kate kecewa. Aaron meninggalkan ketika sudah berjanji akan memberinya anak yang banya

