32 Permintaan Maaf

1918 Words

“Indah, kok kamu di sini?” Sukma yang baru saja keluar dari kamar mandi. Setelah makan malam bersama di rumah anak dan menantunya, mereka masuk ke kamar masing-masing. “Emang Indah gak boleh di sini, Bu? Indah kan masih kangen sama Ibu." Sukma terkekeh. Ia membalas pelukan putrinya itu. “Udah punya suami masih aja manja seperti ini, Nak?” Indah mencebik. “Jadi kalau aku udah menikah aku bukan anak Ibu lagi?” “Yah, ndak toh. Indah tetap cah ayu-nya Ibu yang paling Ibu sayangin.” “Yah makanya. Ijinin Indah bobo sama Ibu yah malam ini. Malam ini aja kok,” pinta Indah dengan tatapan puppy eyes. “Nggak boleh. Suami kamu nanti nyariin.” “Nggak kok, Abang pasti lagi kerja sekarang. Kalau udah kerja dia suka lupa waktu.” “Yah harusnya kamu temenin. Buatin minuman anget atau kasih cemil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD