39 Forgiven But Not Forgotten.

1613 Words

"Manis, Yang. Boleh nambah gak?" Mata Indah membulat mendengar pertanyaan Nathan. Lagi-lagi kepalanya berteriak tidak, tapi ia malah menarik kerah Nathan hingga bibir mereka kembali bersentuhan. Bukan hanya Nathan yang merasakan manis itu, Indah pun ingin menambah rasa manis juga dingin-dingin empuk dari bibir tebal dan tipis Nathan. Apalagi bibir Nathan memang full kissable. Tentu tanpa mau membuang waktu banyak, Nathan langsung melumat habis bibir Indah. Tak peduli lagi apa nanti lipstick Indah akan berantakan atau tidak. Indah pun tak memikirkan apa lipstiknya kissproof atau tidak. Mana ia tahu bila malam ini ia akan beradu bibir juga bertukar saliva dengan suaminya. Ups, suami kontrak maksudnya. Bibir Nathan melumat bibir Indah atas bawah lalu atas lagi lalu ke bawah lagi. Seakan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD