" Wujud nyata cinta seorang pria itu di saat ia berani mengatakan perasaannya lalu langsung melamar wanita yang dia sayangi , bukan malah menyatakan perasaan, menggantung perasaan lalu meninggalkannya. " ••••• Seperti pagi yang menyambut sang mentari dengan sebuah cerah yang menghangatkan hati , mereka juga menyambut Audy dengan sebuah sinar kebahagiaan. Pagi ini tepatnya pukul 7 Audy sudah bangun dan menyaksikan papa, ibu sambung, abang dan juga Dava yang menyambutnya dengan senyum kebahagiaan. " Dek gimana kamu masih ada yang rasa sakit? " tanya Radit menghampiri ranjang adiknya dan Audy hanya menggeleng pelan. " Terus kamu mau apa nak? " " Audy haus pa. " Dito langsung mengambil kan Audy air minum yang berada di atas nakas dan membantu Audy bangun untuk duduk minum. " Pa, kala

