" Meskipun pahit dan menyakitkan namun yang namanya sebuah kejujuran akan jauh lebih baik jika di ungkapkan. " ••••• Regina meronta-ronta saat Dava menyeretnya keluar ruangan dan menghempas tangannya di depan pintu. " Kamu tuh apa-apaan sih Re bikin ribut di sini, kamu sadar nggak ini rumah sakit ha? " bentak Dava. " Yang bikin ribut itu kamu Dav, andaikan kamu nggak ketahuan pelukan sama mantan kamu, aku juga nggak akan histeris begini. " Regina balik membentak juga membuat Dava menggaruk kepalanya kasar, untung lorong rumah sakit sepi jadi ia tidak jadi tontonan orang banyak. " Aku meluk Audy juga karena ada alasannya, bukan seperti apa yang kamu pikirkan." " Alasan apa ha? alasan karena kamu rindu mantan kamu, atau kamu senang karena dia nggak jadi nikah, begitu Dava? " Jangan

