" Ketika posisi teratas mu di hati seseorang telah tergantikan oleh orang lain, rasanya seperti ada luka jatuh yang di beri perasan lemon "
•••••
You and me, we made a vow
For better or for worse
I can't believe you let me down
But the proof is in the way it hurts
For months on end I've had my doubts
Denying every tear
I wish this would be over now
But I know that I still need you here
You say I'm crazy
Cause you don't think I know what you've done
But when you call me baby
I know I'm not the only one
You've been so unavailable
Now sadly I know why
Your heart is unobtainable
Even though Lord knows you kept mine
I have loved you for many years
Maybe I am just not enough
You've made me realise my deepest fear
By lying and tearing us up.
Suara merdu audy menghipnotis semua tamu tamu yang datang di acara perayaan ultah DD Corps malam ini, audy menghayati setiap bait demi bait lagu Sam Smith tersebut hingga tatapan seseorang tak lepas dari audy meski di sampingnya tengah berada perempuan cantik yang mengapit lengannya ...
" Dava itu siapa yang nyanyi? Bukan artis deh kayaknya " Tanya mami dava berbisik ketika mereka tengah duduk di kursi sambil memerhatikan audy nyanyi
" Dia audy mi " jawabnya tanpa memalingkan wajahnya karena masih fokus menatap wanita yang tengah berada di atas stage.
" Audy? Audyy " sempat berpikir hingga difia mengingat seseorang
" Jangan bilang itu audy anak nya dito, sahabat kecil kamu dulu "
" Iya mi, itu benar kok " bukan sahabat lagi mi tapi pernah jadi pacar dava, batin dava.
" What? How could it be? Dia sudah di indonesia?" Tanya difia antusias karena terakhir difia ketemu ketika audy masih SMP ..
" Hmmm " jawab dava masih terus memandangi audy yang menyanyi penuh penghayatan..
Lagu pun berakhir dan tepuk tangan pun bergemu karena merasa terpesona pada suara audy, audy pun balik badan dan turun ke panggung namun entah kenapa air matanya tiba tiba menetes begitu saja.
" Yes, i am not the only one again"
" Dy lo nangis? Lo menghayati banget si. Keren banget nggak salah kita minta tolong sama lo, semua suka dengan penampilan lo " ucap mitha antusias dan audy hanya diam sambil berjalan menjauh dari backstage..
" Audy " mendengar namanya di panggil audy pun berbalik badan dan kaget siapa yang datang padanya sekarang namun audy masih diam..
" Kamu audy anak nya dito kan?"
" Iya tante " difia langsung memeluk audy erat karena difia rindu pada audy karena ia sudah menganggap audy seperti anaknya juga karena ia dan dito sudah seperti keluarga terlepas dari dulu mereka mantan
" Kamu apa kabar sayang? Kapan kamu balik ke jakartanya?" Tanya difia saat sudah melepas pelukannya tapi masih menggenggam tangan audy
" Alhamdulillah kabar audy baik, tante apa kabarnya juga? Dan audy balik baru 2 tahunan ini tante "
" Alhamdulillah tante baik juga. Wait, Apa 2 tahunan? Tapi kenapa kita baru ketemu si nak? Kamu tinggal dimana sekarang? kenapa kamu tidak pernah menemui tante "
" Mungkin baru waktunya kali tante, mungkin lewat audy kerja sama dengan kak dava baru jalannya kita ketemu tant dan audy sekarang tinggal di kompleks bunga land " sebelum difia bertanya lagi suara berat datang menghampiri mereka
" Sayang kamu disini ternyata, aku cariin tau "
" Ahh mas, aku tuh nyamperin audy. Ini audy anaknya dito" jelas difia ke suaminya
" Serius? Astaga sudah lama sekali ya kita tidak bertemu " ucap daniel dan audy pun tersenyum sambil salim ke daniel
" Kamu itu dav ketemu audy kok nggak bilang bilang sih" ucap daniel ke dava yang sedang berdiri di sampingnya dan dava hanya tersenyum kecut
" Ini siapa sayang?" Tanya wanita yang masih setia bersama dava
" Oh astaga tante lupa, kenalin ini audy ren. Sahabat kecilnya dava dulu tapi sempat pindah ke Australia dulu sekolah jadi baru ketemu sekarang dan audy sayang ini regina pacarnya dava, bentar lagi kakak kamu ini akan tunangan audy" ucap difia antusias mengenalkan satu sama lain, audy dan regina pun akhirnya salaman satu sama lain sambil mengumbar senyum..
" Hmm, tante om. Audy pamit dulu ya mau cek kue kue siapa tau ada yang kurang. Btw congratulations on your company anniversary tante om, longlast dan successfully"
" Iya sayang, makasi ya " audy pun salim kembali ke difia,daniel,regina dan dava kemudian berjalan meninggalkan ke 4 orang itu yang siap siap balik ke arah podium untuk memberi speech dan menemui tamu tamu mereka yang memadati ruangan tersebut..
Hatchin, Hatchin, Hatchin..
" Ibu sakit?" Tanya ana saat melihat bosnya bersin bersin
" Sepertinya ana,kepala saya mulai pening"
" Ya udah ibu balik duluan aja, biar saya pulang sama jamal ( supir mobil box ) "
" Kamu nggak apa apa saya tinggal duluan?"
" Nggak apa apa kok bu, kan tinggal beres beres doang nantinya . Ibu pulang istirahat saja "
" Ya sudah, kamu hati hati ya pulang nya. Kamu di rumah saja ya bermalam nya na, saya pulang duluan kepala saya udah berat banget ini " audy pun meninggalkan ana yang masih menjaga kue kue mereka , saat audy sudah hilang di antara ke rumunan tamu tamu tiba tiba seseorang datang menghampiri ana.
" Permisi saya mau nanya, melody kemana ya?"
" Maaf pak dava sebelumnya, bu melody saya suruh pulang duluan karena beliau lagi sakit "
" Ha, sakit? Sakit kenapa?" tanya nya heran dan terbersit rasa khawatir
" Bu melody terserang flu deh pak akibat kemarin main hujan hujan pulang belanja dari pasar " jelas ana dan dava pun langsung pamit dengan ana..
" Audy sakit? Astaga anak itu ceroboh sekali sih, sudah tau sakit tapi malah ke sini. Terus dia pulang sama siapa coba " omel dava dengan dirinya sendiri yang terus saja berjalan keluar dari gedung tempat perayaan tersebut tanpa pamit terlebih dahulu.
Audy sudah jalan agak sempoyongan tapi masih berusaha untuk masuk ke mobil nya dan menjalankan mobilnya hingga ia sampai ke depan apotik dan audy pun singgah sejenak membeli minyak angin dan beberapa obat kemudian audy pun kembali melajukan mobilnya dengan pelan hingga 20 menit baru ia sampai di halaman rumahnya .. audy pun langsung masuk ke dalam rumahnya setelah membuka pintu rumahnya.
" Ternyata dia tinggal di sini, lumayan juga rumah nya, ini juga masuk dalam kawasan kompleks yang aman dan mewah " dava yang sedari tadi mengikuti audy dari belakang karena merasa khawatir dengan audy akhirnya tiba juga di dekat rumah audy dan memastikan audy sampai dengan selamat.
" Ngapain gue bisa disini ya sebenarnya? Bisa bisanya gue ngikutin audy pulang. Dia kan cuman mantan gue itu pun sudah berlalu 10 tahun yang lalu, aneh deh gue. Gue kan seharusnya benci ama dia kan dia yang mutusin gue kenapa gue kesannya ngejar dia lagi ya" ucap dava bingung sendiri dengan apa yang ia lakukan barusan sambil nyetir karena setelah melihat audy masuk ke dalam rumahnya dava pun balik ke acara karena ia yakin pasti orang tua dan tunangannya pasti mencarinya karena ia tak pamit ..
" Astaga sayang kamu dari mana aja sih? Kok tiba tiba menghilang saja, dari tadi aku cariin tau " ucap regina dengan rasa khawatir ke dava saat dava datang dan menghampiri regina, orang tuanya dan adiknya di salah satu kursi.
" Hmm maaf tadi ada urusan yang tak bisa di tunda jadi aku pergi begitu saja dan lupa pamit " jelas dava sambil mengelus kepala regina
" Kamu jangan biasain dong dav pergi gitu aja, nggak baik nak bikin orang khawatir"
" Iya pi maaf "
" Iya nih kak dava pergi gitu aja tanpa pamit kek mantan saja, udah sayang eh dia pergi tanpa pamit kan brensek ya " cerocos diandra dan membuat dava dan regina geleng geleng kepala sambil tertawa karena mendengar diandra yang malah curhas sedangkan orang tua mereka sudah pergi lagi menemui tamu tamu mereka.
Acara perayaan ulang tahun perusahaan dava pun berjalan lancar dan ramai hingga pukul 12 malam ..
.
.
.
.