MENYEMBUHKAN TRAUMA DENGAN TRAUMA *** Galen masuk ke dalam kelasnya dan duduk di bangkunya setelah semua temannya pulang. Hari ini tetap saja tidak ada yang berbeda, harinya yang buruk dan juga teman-temannya yang tidak mau menerimanya. Selema tiga tahun sekolah di sini, Galen masihlah bagian yang tidak pernah terlihat dan terlalu dikucilkan. Mungkin karena dia aneh atau orang-orang memang tidak menyukainya sejak awal. Dia sudah berusaha berubah, mengikuti apa yang dikatakan Hannah ataupun Ilyas. Berubah, seperti orang-orang normal lainnya lakukan. Dia sudah berusaha keras untuk menjadi dirinya yang sekarang. Di dalam lubuk hatinya yang dalam—Galen merasa bahwa dirinya seperti orang bodoh yang mendandani diri sendiri agar disukai orang lain. Tapi yang dirasakannya malah sebaliknya. Or

