Tusukan luka

2022 Words

Jessen kembali menyerang Marcell dengan membabi buta, Marcell hanya diam dan menerima setiap pukulannya dengan wajah yang tersenyum dan pipi dan wajah yang mulai membengkak akibat pukulan dari Jessen. Aurell menganga menatapi Marcell "Marcell, ehh Bima! jangan diem aja" teriak Aurell khawatir Jessen dan Marcell menatapi Aurell bersama "Kamu belain dia Aurell?" teriak Jessen tidak percaya Marcell tersenyum pada Aurell dengan senyuman manis dan mampu membuat siapapun klepek klepek melihatnya "Aku suka panggilan Bima dari mu" senyum nya "Tenang saja, aku hanya memberinya peluang untuk bisa memukulku. karena selanjutnya dia takkan bisa bergerak" senyum Marcell lalu kembali memberi pukulan keras pada Jessen Membuat Aurell terkejut dan menatapi nya tidak percaya, ia kemudian menatapi Marcell

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD