Ke dua wanita itu tersenyum "Ya Jessen! jadi lah cowok baik di hadapan Aurell dan dapat kan semua yang kamu ingin kan selama ini dari dia" bisik nya lagi "Hmhh kalian selalu menenangkan fikiran ku, beda sama Aurell yang justru selalu membuat Jessen pusing. tapi mau bagai mana lagi Jessen sangat menyayangi Aurellia, tapi jiwa f**k boy gue engga bisa di buang gitu aja" lirih Jessen menatapi d**a ke dua gadis itu yang menyembul hampir keliatan ke dua wanita itu mendekat dan menciumi leher Jessen "Kita tahu Jessen! tapi jangan lupa kita adalah wanita wanita pemuas nafsu mu! Bermain sekarang yu Jessen, kita engga tahan nih" bisik nya "Heemh.. Aurellia gak pernah kasih kenikmatan ini kan sama lo" bisik wanita satu nya lagi Jesen tersenyum dan mengangguk pada ke dua nya "Ayo masuk ke kamar, k

