"Bunda, Disa mau pergi dulu ya sama Sina, pamitnya. "Iya hati-hati," Disa segera mencium tangan Rini lalu keluar menemui Sina karena gadis itu mengatakan sudah sampai di depan rumah Disa. Kemudian ia dan Sina pergi ke tempat yang mereka tuju. Setelah sampai mereka langsung berjalan ke toko buku. Ia dan Sina berpencar, Sina ke bagian komik sedang dirinya pergi ke bagian novel-novel fiksi remaja favoritnya. Disa sebenarnya tak tau buku apa yang Sina cari. "Dis?" panggil Sina. Disa menoleh, "Kenapa?" "Gue laper mau makan dulu nggak?" "Nggak papa, ayo!" ajak Disa. Keduanya keluar dari toko tersebut dan pergi ke foodcourt mencari makan seperti permintaan Sina. Saat mereka hendak masuk ke dalam lift, mata Disa menyipit karena melihat Gara dan Gala berjalan menghampirinya. "Sayang!" pekik

