Disa menoleh, "Gala?" Laki-laki itu hanya menunjukan cengirannya. Meskipun laki-laki tersebut memiliki wajah yang sangat identik dengan Gara mantannya, Disa masih bisa membedakan keduanya. "Sama siapa?" ujarnya menoleh mencari keberadaan orang yang belum siap ia temui. "Sendiri kok Dis, tenang aja," sahut Gala yang mengerti perasaan Disa. Wajar gadis itu menghindar dari abangnya. Disa menghela nafas lega, "Dari mana Gal?" tanyanya. "Nganterin Sina pulang, tiba-tiba hujan yaudah neduh dulu. Eh ketemu lo disini," Gadis itu tersenyum, memang rumah Sina terbilang cukup dekat dengan rumah Disa hanya berbeda komplek saja mungkin sekitar 10 menit dari rumah Disa. "Oh gitu, bunda apa kabar Gal?" tanya mantan calon kakak iparnya tersebut. Gala terkekeh masih saja gadis itu menanyakan kabar

