Saling Terbuka

2189 Words

Hari ini pertama kalinya aku mendengar Abang bicara dengan berteriak hanya karena aku tidak setuju dengan rencananya mengikuti program pendidikan guru yang akan membuat dia sementara waktu meninggalkan aku. Bukan karena aku tidak mendukung karir dan profesinya sebagai seorang pendidik dan pengajar. Aku memang hanya lulusan SLTA, tapi aku tahu tentang bab pentingnya jasa seorang guru dalam memajukan kecerdasan bangsa. Tidak masalah juga berapa pun honor yang didapatkan Abang. Toh, kebutuhan aku selalu terpenuhi dari keluarganya meskipun itu berarti kehidupan kami tentu saja bergantung pada usaha Papi, bukan dipenuhi oleh uang yang Abang dapatkan dari hasil mengajar. Mungkin itu lah salah satu sebab seorang guru disematkan gelar pahlawan tanpa tanda jasa. Tidak ada lencana yang mereka guna

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD