Sarah pov
Bagaimana aku tidak jatuh cinta dengan segala sikap baik Desta kepadaku, walau aku jahat, tapi aku juga ingin memilikinya seutuhnya.
Di bandingkan Ester yang sangat sibuk bekerja lebih baik aku saja yang menemaninya.
Ku dengar sayup-sayup dari kamarku Ester sudah sampai di rumah kita. Mereka masih tetap sama beradegan mesra , dan melepaskan rindu karena sudah hampir satu minggu Ester pergi bekerja. Skripsinya telah selesai tinggal menunggu wisuda tapi bukan Ester jika harus duduk diam dalam kamar tidak sibuk mencari sesuatu yang bisa dia kerjakan.
Hingha dia di terima di perusahaan firma arsitek ternama, sedangan Desta lebih fokus mengelola perusahaan papanya, jika dia sedang kesulitan maka Desta selalu bertanya kepada Ester.
Ester selalu menemukan cara dan solusi yang tepat untuk jalan keluar yang Desta hadapi, sangat layak jika orang tua Desta mendukungnya.
Mereka berada di ruang tamu sampai larut malam seperti sekarang jam 2 dini hari Ester baru masuk kamarnya, dan Desta akan beranjak pulang ,jika sangat mgantuk dia akan tidur di sofa, tidak pernah sekalipun dia tidur sekamar dengan Ester.
Ke esokan harinya Ester harus bekerja di lapangan untuk melihat proyek, dan hari ini adalah kesempatan untuk berduaan dengan Desta, sepulang kerja Desta pergi ke apartemen Ester, karena dia lebih nyaman disana, Desta pikir bahwa Sarah tidak ada di sana.
Tapi nyatanya Sarah sudah kembali. Dan saat ini dia memakai pakaian tidur yang terawang sekali, bahkan cetakan payudara terlihat sangat jelas.
Tanpa di sadari Sarah bahwa Desta ada di sana. Dia menuju dapur untuk memasak makanannya sendiri.
Desta melangkahkan kakinya untuk mengambil minuman yanh ada di kulkas yang berada di dapur.
Saat itu Ester membalikan tubuhnya dan Desta menatapnya. Ada rasa yang berdesir di hati tatapan mereka terpaku satu sama lain dan tidak hal yang mengganggu mereka untuk berdekatan.
" kamu mau makan " ucap Sarah membuyarkan lamunan mereka. Saat ini pun Desta juga memakai celana joger panjangnya dan pakai kaos singlet yang sangat mengairahkan tubuh Sarah yang sudah hampir dua minggu tidak terjamah oleh Bayu mantan kekasihnya.
Tanpa kata Desta menganggukan kepala.
Mereka makan dengan keadaan masing-masing dan tidak ingin merubahnya.
Selesai makan entah setan mana. Mata sara yang menatap bagian pangkal paha Desta membuat dia ingin memegangnya seperti dia lakukan pada Bayu.
Saat terasa tubuhnya di jamah oleh Sara, Desta mencoba menyingkirkan tangan Sara.
Sara tak bergeming ahkirnya namun rasanya dia putus asa dan ahkirnya dia menyuarakan pikirannya" aku selalu mendambakan mu dan memimpikan mu dalam malam-malamku, aku tahu sangat tidak pantas aku ada bersama mu, membersamaimu, melangkah bersama mu, kamu sudah ada orang yang sangat kamu cintai, dan aku sangat tidak pantas merebut mu dari nya, walaupun aku tahu dia sangat abai terhadap mu dan keinginan mu " ucap Sara putus asa...
Desta tak bergeming sama sekali , hatinya bimbang dengan keegoisannya.
Memang benar hatinya terpaut oleh Ester tapi Sara di depannya sangat menggoda.
Sara berdiri " aku tahu kamu tidak akan melepaskan Ester, aku tidak akan meminta mu meninggalkan Ester, aku sangat mencintai mu lebih dari diriku sendiri, walau kamu hanya khayalan semu. " ucap Sarah.
Desta mematung tak bersuara sama sekali tubunya meremang di kala Sara mendekatinya.
" aku rasa kita cukup dewasa untuk melakukan hubungan sebagai seorang pria dan wanita biasa, aku yakin kamu juga membutuhkan hasrat mu tersalurkan " ucap Sara lagi.
Pikiran Desta kacau balau, dia sama inginnya untuk mendapatkan gairahnya.
Sara menuntunnya untuk masuk kedalam kamar miliknya. Desta diam membisu tanpa pergerakan yang berarti. Namun dengan pelan dan pasti Sara membangkitkan gairahnya.
Dia mengambil tangan Desta untuk memegang dadanya yang hanya di tutupi kain piyama tipis. Dia mengarahkan tangannya itu dan meremas dengan kedua tangan satu milik Desta satunya lagi miliknya di tempat yang sama di salah satu dadanya. Tangan satunya lagi tak tinggal diam, dia terus mengelus pangkal paha milik Desta. Desta meremang dengan tubuh indah dan berisi milik Sara, sahabat istrinya.
Tanpa komando karena ini adalah pertama kali Desta melakukan hal seperti itu. Di masa lampau tidak pernah terpikirkan untuk melakukan hal itu selain terhadap Ester. Tapi nyatanya pikirannya salah, dia melakukannya dengan Sara yang membantunya untuk mendapatkan gairahnya.
Dengan penuh kesadaran Desta melanjutkan aksinya dengan mencium dan mencumbui Sara.
Sara mengajari nya dan menuntunnya untuk masuk kelembah nirwana, nirwana semu.
Desta yang sudah sangat bergairah itu dalam hitungan menit dia sudah mengeluarkan lahar panasnya. Itu membuat Sara tersenyum puas. Karena dia mendapatkan seorang pria yang tulus dan masih perjaka, namun status perjakannya kali ini sudah hilang.
" maaf " ujar Desta yang pertama kali pelepasan dan ingin segera mengahkiri permainan gila ini.
" jangan pergi aku masih belum selesai dengan keinginan hormon serotonin ini tolong aku sudah kepanasan " ucap Sara yang ingin melanjutkan lagi permainan mereka.
" tapi aku sudah selesai dan keluar, ini---- " tanpa kata Sara sudah membangunkan apa yang hampir tertidur milik Desta dengan cara menciuminya.
Tanpa sadar Milik Desta sudah keras kembali.
" tahan dulu kita akan mengeluarkan sama-sama nikmati ritme nya " ucap Sara parau. " berbaringlah dan aku akan memuja mu "
Sara dengan senangnya mengoyangkan pinggul miliknya dan itulah kali pertama dia melakukan hubungan terlarang.
***
Desta menyudahi kegilaannya ,pikiran warasnya sudah kembali dia langsung bergegas ke kamar mandi dan pergi dari apartemen miliki Ester.
Rasa berdosa rasa bersalah menghantuinya.
Dia sudah berselingkuh dari Ester kekasihnya .
Dia sudah gila. Sungguh gila dia memukul setir mobil yang ada di hadapannya.
Buku-buku terlihat sudah memutih.
bodoh sekali kamu Des, dengan gampang memberikan keperjakaanmu kepada orang yang tidak kamu cintai... Bahkan wanita itu sungguh sudah sangat berpengalaman, sedangan dirinya dan Ester, jika berciuman saja dia tahu waktu dan batas, bahkan untuk menyentuh dada Ester dia akan menamparnya , bodoh bodoh seharusnya aku melakukan itu di saat malam pernikahan kita . runtuk Desta.