Bab 42. Serangan Fajar

1181 Words

"Rangga! Bangun, Honey," ucap Sandra sembari menggoyang tubuh sang suami yang masih tertidur lelap. Suara adzan subuh berkumandang dari masjid komplek perumahan Griya Persada Asri. Tadi malam keduanya sampai di Kota Surabaya dan langsung menuju rumah baru yang dibeli Rangga sebagai mahar pernikahan untuk Sandra. Keduanya pun langsung tertidur lelap karena kelelahan. Perlahan, Rangga membuka kedua matanya. "Selamat pagi, Honey," ucap Sandra sembari tersenyum. "Selamat pagi juga, Sayang. Indahnya pagi ini. Begitu aku membuka mata, langsung melihat bidadari yang canti. Nikmat mana yang kau dustakan," balas Rangga membuat sang istri merona. "Rasanya pagi ini perutku mendadak kenyang karena mendengar gombalanmu," ucap Sandra terkekeh. Rangga menarik tubuh sang istri hingga posisi tubuh wan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD