Eloise tidak bisa konsentrasi membaca bab skripsi kiriman email anak didiknya di kampus. Jantungnya bahkan terus berdebar membuat perasaannya gusar gelisah. Dan El sadar kalau kegelisahannya ini bukan karena situasinya dengan Noah. Entahlah El terus memikirkan kenapa dirinya merasa tidak tenang dan merasa sedih tapi tidak tahu alasannya sedih. Hanya saja ingin menangis tapi tidak tahu juga menangisi apa. Dalam hati Eloise dirinya sedang memanggil sebuah nama yang selalu jadi kerinduannya selama ini. “Apa mama baik-baik saja? Kenapa hatiku jadi gelisah.” Ujarnya sendirian. Sedangkan Noah yang baru saja bicara dengan nenek dan mamanya menghela panjang nafas duduk bersandar di depan meja kerja sekaligus meja belajar di dalam kamarnya. Dia harus pulang ke sana tapi tidak tega juga meningga

