Punggung Eloise menegang tegak saking gugup bercampur takut melihat karisma Adam. “Nama saya Madeline Eloise Burhan, Om.” Wajah Ciara tercengang mendengar nama depan Eloise sama persis seperti pertama kali kenal dengan Madie kecilnya. “Apa benar perempuan tadi itu mama kamu?” Eloise mengangguk perlahan. “Maaf, kalau tadi saya sudah buat malu.” “Kenapa kamu yang harus minta maaf kalau bukan kamu yang berbuat tidak benar.” Ujar Adam membuat Eloise mendongak menatap Adam. Dua netranya berkaca-kaca mendengar lagi ucapan itu. Waktu kecil dulu, Madie selalu saja meminta maaf setiap kali terjadi sesuatu ketika sedang main di rumah mereka meskipun bukan kesalahannya. Saking seringnya dipukuli Virna sejak kecil, meminta maaf seperti menjadi kebiasaan Madie setiap kali terjadi sesuatu entah it

