Tiba-tiba saja nyali Jeremi menciut, pikiran buruk mulai menyergap. Jeremi melangkah cepat-cepat ke arah Salsa, menarik perempuan itu untuk berada di belakangnya. Tatapannya tajam pada Clara namun tetap saja Jeremi membentengi diri dengan kewaspadaan penuh. Dua bersaudara ini bisa berubah menjadi sangat mengerikan demi meraih keinginan mereka. Setelah Jeremi memastikan bahwa Salsa telah aman, jemarinya meremas kuat-kuat jemari perempuan itu hendak memberi kekuatan. "Apa yang kau lakukan disini Clara." suaranya tenang namun menyelipkan geraman disana. "Aku khawatir dengan kakak ku. Cukup sudah kau melukai dirinya, aku tidak akan membiarkan hal seperti itu terulang lagi." ucap Clara dengan ekspresi datar, mencuri pandang ke balik punggung Jeremi. Dasar perempuan- perempuan sialan. Aku ber

