20

1160 Words

“Mau makan apa?” tanya Arsen setelah mereka masuk mobil. “Hot pot aja,” jawab Ashley. “Yakin?” tanya Arsen. “Yakinlah,” jawab Ashley. “Emangnya kamu kenyang hanya makan hot pot?” tanya Arsen. “Kenyang-kenyang aja sih aku, kan bisa dikasih mie hotpotnya,” jawab Ashley. “Kenapa gak nanti malam aja makan hot pot-nya, siang ini makan yang ada nasinya aja.” “Gak ah, males,” jawab Ashley. “Masa makan aja males, Ash,” ucap Arsen. “Tadi tanya, dijawab malah diprotes, dasar laki-laki.” “Sensi banget, Ash. Aku kan hanya memberi saran.” “Kalau gitu kamu aja yang putusin mau makan dimana!” ketus Ashley lalu meraih handphone-nya. “Ya sudah, kita makan hot pot aja,” jawab Arsen. *** “Silahkan, ini menunya,” ujar sang pelayan sambil menyodorkan buku menu kepada mereka berdua. “Kamu yang pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD