Renata memandang mansion megah yang ada di tengah hutan itu. Besar. Kuno. Mewah. Misterius. Sesuai dengan seleranya! "Home cruel home," cetus Demian, "welcome at our home, Sis!" Renata nyengir. "Sambutanmu hangat sekali Dik, ayo kita masuk. Biar kulihat seberapa kaya si iblis maniak itu." Renata mempersilahkan dirinya sendiri. Demian geleng-geleng kepala, ternyata ada yang mewarisi sifat tengil ayahnya! "Kau akan terkejut bila tahu kekayaan Ayah yang sebenarnya. Dia tidak mencarinya, tapi kekayaan yang datang menghampirinya," komentar Demian datar sambil menjentikkan jarinya. Dalam hitungan detik mereka telah berada di ruang tengah dalam mansion mewah itu. Renata memandang sekelilingnya dengan takjub. "Wow.. Wow.. Dik. Pasti kau terbiasa hidup mewah seja

