22 : Vision

1665 Words

Suasana pagi hari di Rumah Singgah terlihat rusuh seperti biasanya. "Serbu!!" Mendengar teriakan itu, semua anak~anak di Rumah Singgah langsung menyerbu meja makan panjang. Dengan penuh semangat mereka mengambil lauk dan nasi yang tersedia meski hanya sederhana. Dion termasuk yang suka menikmati tradisi berebut di meja makan ini, tapi biasanya yang merajai acara ini adalah Renata. Makanya dia jadi heran saat melihat Renata hanya duduk bengong di meja makan. Ia menatap kosong, seakan tak peduli sekelilingnya. Padahal biasanya, soal makan Renata jagonya berebut. Apa Renata kesambet? pikir Dion bingung. Diam~diam Dion mengambilkan secuil lauk yang tersisa dan memberikannya di piring nasi Renata. "Kak Rere? Kak Rere?" Dion melambaikan tangannya didepan mata Renata. Renata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD