Chapter 20

1041 Words

Devian tersenyum dan menatap pada gadis yang duduk di depannya dengan satu sendok di tangan. "Ini akan enak pastinya." "Coba dulu, baru memuji." "Aku percaya padamu, Els." Devian mengedip. Brianna hanya menggelengkan kepalanya dengan gemas. Mereka mulai makan. Makanan itu segera tandas dengan cepat dan untuk pertama kalinya Brianna merasa sangat menyukai dengan masakannya. Bukan karena makanan itu sangat enak dan berbeda dengan masakan lainnya. Bukan. Tapi itu karena makanan itu membuat dia bisa melihat wajah puas Devian, pria itu terlihat sangat menyukai makanannya. Wajah seperti itu tidak bisa di buat-buat. Dan juga, Devian tidak memiliki alasan kenapa dia harus berpura-pura menyukai makanan yang dibuat gadis itu. Brianna mengumpulkan piring kotornya. Menumpuknya menjadi satu dan sia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD