Setelah kejadian di asrama semalam, keesokan harinya Ranjiel langsung kembali ke rumah. Ia harus menjemput Razka dan juga ibunya di bandara, dan ia juga ingin menghindari suasana asrama yang begitu mencekam. Ranjiel tak mengerti bagaimana menjelaskan situasi saat ini, yang jelas semua itu terjadi karena ulah Tuti yang benar-benar membuat semua orang menjadi sangat kesal. Hah ... andai saja Tuti sedikit waras dan sadar diri, maka masalah tidak akan menjadi sebesar ini. Ranjiel baru saja tiba di rumahnya, ia segera masuk untuk mengganti pakaian dan juga mandi. Semalam dirinya dan beberapa teman harus melakukan doa bersama, dan itu semua juga untuk menjauhkan mara bahaya. Cowok itu membuka pintu, dan ia cukup kaget saat melihat sang ayah sudah duduk sambil membaca koran pagi. Ranjiel kira

