BAB 58

1374 Words

Ranjiel, Theo, Oris, Rhea, Vivi, dan juga Lia kini sedang menuju ke tempat yang digunakan mereka untuk berkumpul belakangan ini. Tempat itu kawasan terlarang untuk orang-orang biasa, dan hanya mereka yang bisa ke sana dengan bebas. Ranjiel masih tetap menggendong Lia, ia menatap lurus ke depan, dan tak peduli pada Lia yang masih menatap dirinya. “Gila, tangan gue udah gatel banget nih.” Theo tiba-tiba saja nyeletuk. Ia segera berjalan mendahului Ranjiel, melangkah cepat dan membuka dua kancing kemeja bagian atasnya. Ranjiel yang melihat hal itu hanya diam. Ia kemudian berhenti dan menurunkan Lia, ditatapnya Vivi yang juga berhenti, lalu meninggalkan Lia. Lia yang kakinya masih sakit nyaris saja terjatuh, beruntung saja Vivi dan Rhea segera menolongnya. “Ihhh ... nyebelin lo, Jiel!” se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD