Raga dan Amira berjalan ke arah parkiran sekolah, mereka akan segera pergi ke suatu tempat untuk menghabiskan waktu. Karena sekolah belum juga memulai kegiatan belajar dan mengajar, maka murid Algateri masih bisa bebas berkeliaran. Area parkir terlihat begitu sepi, semua orang kini juga sedang berkumpul di ruang aula untuk menyaksikan drama teater. “Ke mana kita?” tanya Raga yang sejak tadi hanya diam Cowok itu membukakan pintu mobil untuk Amira, dan tersenyum senang saat pacarnya masuk ke dalam sana. “Jadi, kita ke mana?” Raga kembali bertanya. Ia tak tahu tempat yang menarik untuk sekarang ini, dan berharap Amira sudah mempunyai usul. “Gue mau jalan ke puncak aja sih. Mau nenaning pikiran juga.” Raga yang mendengar kemauan sang pacar hanya mengagukkan kepala, ia kemudian menutup pin

