Ranjiel dan Lia kini sedang berada dalam satu ruangan kelas, mereka akan segera melakukan sesi pemotretan, dan itu untuk salah satu majalah khusus anak sekolah. Ranjiel sengaja mengambil proyek itu, karena memang sangat cocok dengan karakter Lia. Lia yang menyadari Ranjiel mengerti dirinya tersenyum, ia kemudian menghampiri Ranjiel, dan juga Ranjiel tersenyum. Saat ini mereka sedang berada dalam pengawasan, jadi semuanya harus terlihat alami. Masalah yang ada pada diri mereka harus dibuang sejauh mungkin. “Anjiel mau minum?” tanya Lia. Walau rasanya sangat canggung, tetapi hal seperti ini jelas tak bisa mereka hindari. Banyak orang di luar sana yang tidak tahu bagaimana retaknya hubungan mereka, dan mereka tak akan memperlihatkannya kepada siapa pun. Ranjiel yang mendapatkan tawaran it

