PERMINTAAN MAAF

1436 Words

Aku masuk ke dalam kamar meninggalkan mas Moondy bersama Cilla. Samar kudengar Moondy menangis menimang Cilla. Sungguh hatiku teriris mendengarnya. Jika dulu sikap mas Moondy tidak seburuk itu padaku, mungkin keluargaku akan utuh. Cilla juga mempunyai seorang ayah. Cilla akan tumbuh dengan kasih sayang kedua orang tuanya. Setelah berganti pakaian dan membersihkan diri aku keluar kamar mendatangi mas Moondy. "Waktumu sudah habis mas." Ucapku saat aku selesai mandi dan maghrib pada Moondy "Ngi ... " "Setengah jam sudah cukup lama untukmu bisa bercengkrama dengan Cilla kan ? Bukankah katamu tadi kamu hanya ingin melihatnya ?" "Tapi ... " "Pergilah ! Jangan pernah kembali lagi kesini. Mengetahui tentang keberadaan Cilla dan asal usul Cilla sudah cukup buatmu kan ?" Moondy terdiam. Dia me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD