Keesokan paginya, ketika Natalie baru saja bangun dari tidur, pembantu yang disewa olehnya, bibi Martinah datang. Perempuan paruh baya itu langsung membungkuk kepada calon majikannya. Setelah memberi salam kepada Natalie, bibi Martinah tak bisa menahan diri untuk memberi pujian kedua anak majikannya. "Nona Natalie, kedua anak Anda sangat cantik dan sangat imut." "Selamat pagi, nenek Martinah," Zaire, bocah kecil yang pintar itu langsung bangkit dengan memberi salam dengan sopan. Demikian juga dengan Zhea tersenyum memberi salam. Martinah merasa sangat senang dengan panggilan itu. Selanjutnya dia segera menawarkan diri untuk pergi ke dapur dan membuat sarapan. Dia adalah pembantu yang terlatih dengan baik, dapat membuat berbagai masakan Indonesia maupun Barat, serta ahli dalam membuat h

