Aku bingung dengan suasana kantor hari ini. Semua orang menatapku aneh, bahkan beberapa cewek disana menatapku dengan pandangan benci. Kenapa ya? Sejauh ini aku tidak pernah punya masalah sejak kerja disini, tidak pernah ada yang menatapku sampai segitunya. Aku memekik saat tanganku ditarik ke arah pantry. Fajar dan Andiri langsung menyuruhku duduk. "Ada apa sih?" Sahutku. Mereka berdua memicingkan mata sambil melipat tangan di d**a. "Lo yang harus kasih tau kita sebenernya ada apa!" Ucap Fajar. "Maksud lo?". Aku mengerutkan dahi, bahkan kedua orang ini yang biasa menyambutku dengan ucapan selamat pagi dan senyum manis, kini menatapku sadis. Andini membuka handphonenya yang menunjukkan foto yang membuatku seketika terpaku dan membelalakan mata selebar-selabnya. Itukan aku dan Liam ya

