"Menjauh dari calon suamiku sebelum menyebabkan masalah lebih jauh lagi." Aiko memberikan peringatan keras ke Nina. Nina memainkan rambutnya, bersikap seperti anak nakal. "Tergantung dari prianya, dia mau menjauh atau tidak." Jaka menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Tunggu, bukankah dialog mereka terbalik? Harusnya- Aiko mengangkat tangan dan hendak menampar pipi Nina. Nina dengan senang hati menyerahkan pipinya untuk dipukul, sebagai bukti salah satu keluarga Fumiko melakukan hal gila. Mungkin dirinya bisa mendapatkan uang tutup mulut dari bank asing itu. Aiko tiba-tiba tidak bisa menggerakkan tangannya, terkejut melihat Arka memegang erat tangannya. "A- Arka-" Arka marah dengan tindakan tidak tahu malu Aiko. "Apa yang kamu lakukan di sini? Kenapa menyentuh istriku?" Aiko hendak

