markas Jakarta
Zahra telah meluncurkan beberapa anggota BR untuk menyerang keluarga garland
“siap?" tanya Zahra datar Plus dingin
“siap" jawab mereka serempak Zahra dan anggota lainnya pun meluncurkan mobilnya menuju tempat BR menyerang .
setelah sampai di tempat tujuan mereka memarkir mobil dekat mansion keluarga garland
“Lenyapkan mereka semua" perintah Zahra , ya yang berada di badan Zahra bukan la Zahra tapi xel .
”baiklah nona Zahra" ujar mereka . anggota BR Menghabisi pegawal keluarga garland yang membuat Zahra tersenyum dalam mobil.
“Sudah kamu habisi nona Zahra" ujar salah seorang pengawal Zahra.
saat masuk mansion Garland zahra melihat keluarga yang sedang bercanda tawa. dan membuat Zahra bertambah marah melihatnya.
“prok prok, enak ya bercanda di atas undian orang" ucap Zahra yang membuat mereka menatapnya.
“Siapa kalian?" tanya pak Garland
“hahha kalian tanya siapa kita?" benarkah kamu tidak kenal siapa kami? tanya Zahra sambil mengeluarkan belatinya.
“Bl..black r..rose" ujar Pak Garland terbata-bata.
“ya pintar, hai ny. Garland enak ya berlinang harta pakai harta milik octar?
“ti..tidak" ucap ny. garland terbata-bata
“bayu, bawa anak itu kesini," perintah Zahra dan bayu pun mulai mendekat untuk mengambil anak itu.
“tidak, pergi kalian dari sini" usir tuan Garland
“paksa dia cepat, kalian yang lain ikat mereka" perintah Zahra tegas
bayu pun menarik paksa anak itu, dan yang lain mengikat Ny. dan tuan Garland .
“Mama keno mau bawa kemana? mama !!! mamaa , jangan-,jangan bawa keno pergi om .
“BIUS b***k ITU"perintah Zahra , lalu bayu mengeluarkan sapu tangan dan meneteskan obat bius dan menyekap anak itu sampai pengsan .
“Bawa dia kemobil" perintah Zahra , bayu yang mendengar bergegas membawa b***k itu kemobil.
tiba-tiba tubuh Zahra bergetar dan
“hai perkenalkan nama aku Miska , kalo yang tadi itu adikku xel" perkenal zahra
“Kalian mau apa" tanya tuan Garland , membuat Zahra tertawa .
“HAHHAHA, emm mau gua simple gua mau kalian mati" ucapnya datar yang membuat tuan dan ny. garland terkejut
“emm tapi gua rasa kalau kalian mati terus nggak seru sih , gimana kalau kita main-main dulu? gimana mau nggak . oh iya kalian kalau mau main sama mereka minimum sehari 60 kali dan beri minum air saja ya nggak usah ngasih minum. gua bakal datang kurang lebih 4 hari lagi , faham.
“faham nona" ucap mereka serempak.
“Bagus"Zahra pun keluar dari mansion untuk pulang ke mansionnya dan meninggalkan anggotanya yang mengurus tuan dan ny. garland.
skip
mansion Wijaya.
“kalian udah dapat kabar Zahra belum?" tanya zehro yang melihat Leo dkk dan queen dkk duduk kepenatan mencari Zahra , tapi nggak ketemu.
“udah bang, kita juga udah lancak Zahra tapi nggak bisa , mesti dia ngasih mati GPS Karna tau kalau kita mau ngelancak dia" ucap Fara.
“gua jadi ngerasa bersalah , Karna gua Zahra jadi pergi dari rumah" ucap zahrif menunduk.
“ya kita juga yang salah , bawa loh zahr'" jawab alvero
“kemana kamu pergi Zahra, kita di sini risauin loh"- batin Leo yang terduduk diam mendengar ocehan mereka.
mobil Zahra memasuki kediaman Wijaya saat Zahra keluar dari mobil dia melihat mobil teman-temannya berada di parkiran mansionnya. sambil berjalan masuk ke dalam mansion.
“ZAHRA" Teriak lala yang membuat teman-temannya yang lain melihat kearah Zahra.
zahrif yang melihat kembarnya masuk mansion berlari kearah Zahra sambil memeluk Zahra.
“Hiks.. loh kemana aja sih Zah Hiks.. loh tau nggak gua risau sama loh kenapa sih sampai lari-lari segala nggak pulang rumah , loh nggak kesian gua apa gua kangen sama loh hiks" ujar zahrif sambil menangis
“Loh okey kan? nggak papa kn Zah? sambung zahrif sambil memutar tubuh Zahra.
zehro yang melihat itu langsung memukul kepala zahrif , “eh udah dulu dong gantian kita , kita juga risau kali loh fikir loh doang abangnya gua juga rindu Zahra kali" ujar zehro sambil memeluk Zahra
“dek loh nggak papa kn?" tanya zehro
“iya gua nggak papa nggak usah risau kali" ujar Zahra
“loh kemana aja sih Zah? kita udah nyariin loh nggak ketemu" tanya Damian yang di angguki mereka semua .
“Pulau pribadi gua," ujar Zahra santai
“WHAT !! LOH KE PULAU PRIBADI LOH NGGAK NGAJAK KITA? TEGA BANGET SIH LOH ZAHRA NGGAK BAWA KITA" Teriak nesya saat mendengar Zahra ke pulau pribadi.
“pulau pribadi" tanya zahrif bingung
“iya" balas Zahra.
“syukurlah kamu pulang dengan selamat Zahra" batin Leo yang dapat di dengar oleh Zahra.
“ZAHRA , KAMU UDAH PULANG NAK" teriak mami cherrisa memeluk Zahra.
“ya mam, Zahra pulang dengan selamat dan nggak ada luka apa pun" ujar Zahra
“mami kangen tau nggak" ujar mami cherrisa
“zahra juga kangen sama mami" ucap Zahra.
“yaudah Zahra kekamar Bentar pengen bersihin badan " sambung Zahra yang di angguki mereka .
Skip meja makan.
“Anak daddy kapan pulangnya" tanya daddy saat melihat Zahra turun dari kamar
“baru aja dad" ujar Zahra sambil duduk di meja makan.
“Oh iya gimana kalau kita ngemall ? ucap Laura
“kuylah" ujar mereka serempak
“eh, tunggu kita bisa ikut nggak?" tanya zahrif
“Nggak bo-- " ucap Zahra di potong .
“Please dek"
“abang zehro ikut juga bisa nggak?" tanya zehro
“emm bisa sih, tapi.. kalian belanja ya" balas Queen yang di angguki zahra dkk.
“yeay ayok" ujar zahrif dkk dan di angguki zahra dkk.
“yaudah yuklah kita pergi" ucap kesya anusias
“yuk" ujar Leo dkk dan Zahra dkk.
“mam dad kita pergi dulu ya" ujar mereka yang di balas anggukan mami daddy mereka .
“Satu mobil aja ya, pakai mobil gua yang itu tunjuk Zahra ke mobil besarnya" dan di angguki mereka.
Skip diperjalanan
“ZAHR , LOH KALAJ UDAH BOSAN HIDUP NGGAK USAH AJAK KITA, MAMMY TOLONG KESYA" Teriak kesya
“AHHH , ZAHRA LOH KEBIASAAN BANGET LAJU-LAJU MOBIL, GUA BELUM MAU MATI WOII GUA BELUM NIKAH" Teriak Fara
“DASAR LOH ZAHRA, SINI BIAR GUA AJA YANG NYETIR , SEBOSAN BOSANNYA HIDUP GUA BELUM PERNAH LAGI DALAM SEJARAH GUA MAU MATI MUDA" Teriak lala
“BUNDA TOLONGIN NESYA" Teriak nesya.
“ZAHRA BERHENTI LOH , KITA TUKAR NYETIR AJA" Teriak Laura.
“Dek , loh kalau bawa mobil kek Gini terus" tanya zehro
“Iya , emangnya kenapa" ucap Zahra santai.
“beb perlahan sikit dong" ujar zahrif
“Napa emang, napa emang, ini sama aja loh ngajak kita mati bareng" ucap Bagas
“Kalau mati tinggal kubur , apa susahnya sih? ucap Zahra.
“Dosa gua masih banyak, yaAllah beri lah kesempatan buat hamba bertaubat" ucap Devin sembari berdoa
“Berisik!!" ketus arland.
“Sepertinya dia bukan cewe biasa-biasa , hanya orang tertentu aja yang bisa nyetir kayak gini. gua hari cari tau siapa mereka sebenarnya-" batin leo yang dapat di dengar Zahra.
“Loh nggak bakalan bisa ngelancak gua, gua bakalan minta Queen buat Nutup identitas kita, secara kan Queen pelancak hebat, nggak bakalan mudah kalau dia ngelancak gua" batin Zahra.
Skip mall
“mau kemana nih" tanya Bagas.
“kita mau belanja dulu, kalian pada mau ikut atau nunggu di cafe?" tanya Adelia
“ke cafe aja yuk, ya kali kita ikutin cewe belanja penat kali" ujar keano dan di angguki Leo dkk.
Skip butik
“queen, gua mau minta loh buat tutup identitas gua . kalau bisa kita semua" ujar zahra
“Emang kenapa zahra , ada yang mau ngelancak kita? tanya queen
“iya" jawab Zahra.
“Siapa?"
“Leo"
“Darimana loh tau?" tanya Fara
“gua dengar batin dia"
“Okey gua , tutup sekarang . tapi nombor Hape loh nggak ada di Leo kan? tanya queen
“Lah tapi nombor gua kan ada di zahrif dan abang zehro" ucap Zahra
“okey , kalau begitu kita beli Hape baru ada gimana? masalah nombor kita pakai aja yang lama buat berkomunikasi sama mereka" ucap Laura
“Wah barusan loh pintar" ujar lala
“laura gitu loh" bangga Laura
skip di cafe.
“kalian lama amat sih belanjanya" ucap keano
“Nungguin ya" balas kesya
“Asmara" ucap damian sambil menyanyi
“lah kan dia bukan asmara gua" ucap keano
“kode tuh kesya" ucap Laura.
“Apaan sih" ucap kesya
“soksok apaan, padahal hati udah berbunga-bunga" jawab lala
“bukan gitu ogeb , tetaplah feeling good walaupun hati udah berbunga-bunga" balas alvero
“suka-suka dong" ucap kesya
“udah ahh , mending kita makan" kedai zahrif
Skip makan
“Yaudah pulang yuk, cape gua" ucap Fara.
“Yuk , tapi biar gua yang nyetir, Copot jantung gua kalau dia yang nyetir" ucap nesya sambil nunjuk Zahra.
“Terserah" ucap zahra, lalu berjalan kearah parkiran diikuti Leo dkk dan queen dkk
“Nih kuncinya" ucap Zahra sambil melempar kunci mobilnya ke nesya dan di tangkap oleh nesya.
bersambung...