Honeymoon

3080 Words

“Wahhh..Baliii!!”, teriak Fenny saat berlari kecil keluar dari area bandara menuju taksi yang sudah berjejer rapi di depan mereka. Rey yang sudah berjalan lebih dulu dari Fenny kini sedang mendekati satu taksi untuk mereka naiki. Beberapa wanita yang ada di bandara menatap Rey dengan tatapan mendamba, seakan mereka baru saja menemui seorang artis papan atas, ah bukan, ia lebih pantas jika disebut seperti seorang pangerann dengan cara berjalannya yang tegas dan wajah yang sama tegasnya. Dengan rambut yang sedikit berantakan dan pakaian casual yang membuatnya terlihat seperti model itu, bahkan membuat supir taksi sejenak berhenti untuk menatapnya. Jerit serta senyuman manis mereka mendadak pudar saat tatapan tajam itu ia tampakkan pada mereka. Tatapan sadis, yang lebih tepat untuk membunuh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD