Don’t till it happen

2826 Words

“WOYYY!!! BANGUN!!!” Gerimis? Tapi kenapa hanya wajahku yang basah? Apa aku menangis? Fenny? Ada apa? “Aduuhh! Sumpah ya, ini nanti aku siram air segelas baru tau rasa! BANGUN WOYY!”, Ken masih berusaha menggoyang-goyangkan badan Rey yang tertidur di sofa. Entah kenapa bru kali ini rasanya Rey susah sekali dibangunkan jika tertidur. Biasanya, bahkan jika ia hanya mendengar suara pintu yang dibuka ia akan langsung terbangun! “Gimana lagi ya caranya bangunin ini orang?”, Ken mondar-mandir sambil membawa gelas berisi air yang sudah berkurang setengahnya. Tiba-tiba ia berhenti karena teringat sesuatu. Ia sangat yakin jika hanya itulah yang saat ini bisa membangunkan Rey. Dengan tersenyum ia berjelan mendekati Rey yang mengerutkan keningnya. Ken juga tau, pasti saat ini Rey sedang bermimpi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD