The Memory 2

1467 Words

***** “Kematian? Apa ia berniat membunuhku?”, pertanyaan itu terlontar begitu saja dari bibir Fenny yang bergetar.   Joshua menggenggam tangannya, berusaha untuk tersenyum. “Tidak, bukan membunuhmu. Tapi mati bersamamu. Kau adalah alasannya tetap bertahan hidup sampai saat ini, meski itu dengan cara yang salah. Ia berusaha melindungimu, tapi dengan menyakitimu. Entah kenapa ia memberitahu semua rencana yang pernah ia fikirkan dan yang akan ia lakukan. Mungkin karena ia tau aku tak bisa lari darinya, tak akan pernah bisa”.   “Aku tak tau apa hubunganmu dulu dengannya, tapi setiap ia menyebut namamu aku bisa merasa ia melunak. Saat itu aku tak mengerti sudah berapa lama terikat dan terkurung di ruangan gelap miliknya. Aku kelaparan dan psikopat itu tak memberiku makan. Dia tak kembali s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD